Selasa, 08 Januari 2013

menikmati musim hujan

Nyaman sekali, duduk menghadap jendela, menikmati langit kelabu yang sudah beberapa hari ini merintangi sinar matahari. Tanah basah sehabis diguyur hujan. Rumput dan pohon yang hijau menggemuk seakan kenyang diberi air. Melihat bebatuan yang berselimut lumut hijau karena udara yang lembab. Angin yang bertiup kencang menggerak-gerakkan dahan. Udara dingin yang membuat kaca berembun.

Musim hujan selalu menyenangkan untukku. Tidur diiringi suara rintik atau juga deru angin dan petir yang sahut-menyahut. Suhu udara yang perlahan-lahan menurun membuatku tak sering mengeluarkan keringat. Dan selimut serta bantal menjadi teman terbaik yang menemaniku di musim seperti ini. Udara dingin juga membuat semua orang menjadi sedikit lebih tenang. Kalau cuaca panas sepertinya membuat orang ingin marah dan tak sabaran.

Dari balik jendela dengan menggenggam segelas teh hangat, aku menikmati setiap detik suasana yang terjadi. Merasakan nikmatnya kehidupan ini. Lalu jadi membayangkan untuk punya rumah di daerah pegunungan. Kadang suka berpikir untuk pindah dan tinggal di daerah pegunungan atau dataran tinggi. Hidup di tengah-tengah masyarakat yang masih ramah. Sepanjang pengelihatan terhampar sawah dan perkebunan sayur. Kabut tebal yang menambah keromantisan alam. Uh yeah, ingin sekali rasanya! Meninggalkan semua yang ada di sini, hiruk pikuk perkotaan dengan polusi dan ketidakramahan orang-orangnya, dan menetap di sana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar